Ronaldindo : Punya 2 Gelandang Kreatif Asal Brasil, Liverpool Bakal Cetak Banyak Gol

CountinhoFirmino
Simbol burung Phoenix bagi klub pelabuhan Liverpool seolah – olah jatuh terhempas ke tanah. Mempunyai 2 musim yang begitu spektakuler, membuat Liverpool menjadi klub dengan status penantang juara, tapi hal itu tidak terlihat lagi di musim 2014-2015. Terpuruknya Liverpool musim lalu banyak dipengaruhi tumpulnya lini depan mereka. Kedatangan Roberto Firmino dan ditambah adanya Philippe Coutinho, ‘The Reds’ dijamin akan kembali tajam.

Hal ini disampaikan langsung oleh Legenda Brasil dan Barcelona , Ronaldinho yang menanggapi keberhasilan Liverpool mendapatkan Firmino dari Hoffenheim. Kabarnya banderol Firmino mencapai 29 juta poundsterling yang membuatnya jadi pemain termahal kedua sepanjang sejarah klub asal jerman itu.

Tiba di Liverpool, Firmino tak akan sendiri sebagai orang Brasil malah akan melengkapi trio ‘Samba’ yang dimiliki oleh klub asal kota Pelabuhan tersebut. Sebelumnya sudah ada Lucas Leiva dan Coutinho. Khusus untuk Coutinho, kedatangan Firmino bakal jadi berkah untuk Liverpool mengingat kombinasi duo Brasil itu akan membuat permainan tim menjadi lebih aktraktif. Serangan Liverpool akan sangat bervariatif, mengingat mereka berdua adalah gelandang serang penuh talenta dan tentu kreatif.

Lebih dari itu Firmino juga bisa membantu mengembalikan ketajaman Liverpool yang hilang musim lalu usai ditinggal Luis Suarez dan cederanya Daniel Sturridge. Total mereka hanya bikin 52 gol, setengan dari total yang mereka buat di musim 2013/2014. Striker – Striker Liverpool lainnya yang sangat diharapkan mendongkrak total gol Liverpool seperti Rickie Lambert, Mario Balotelli, dan Fabio Borini, total hanya bikin 4 gol sepanjang musim ini. Wajar jika kemudian The Reds terpuruk dan gagal lolos ke Liga Champions.

“Bagi Liverpool, sebuah pencapaian besar bisa memiliki Coutinho dan Firmino. Ini membuat mereka memiliki salah satu kombinasi gelandang terbaik di Eropa,” ujar Ronaldinho di Mirror. “Kreativitas, kepintaran, melihat posisi rekan, dan gol-gol yang mereka ciptakan bisa mengubah Liverpool sebagai sebuah tim, ini sebuah pertanda penting. Memiliki dua gelandang seperti mereka akan memperbesar peluang lolos ke Liga Champions musim depan, atau bahkan Liverpool mampu memenangi Premier League.” lanjutnya.

“Merupakan mimpi bagi para striker Liverpool mendapat pelayanan kelas atas seperti itu. Jika Anda tidak bisa mencetak gol dengan keberadaan Coutinho dan Firmino di tim Anda, maka Anda tidak bisa mencetak gol di tim manapun. Mereka bakal menciptakan banyak peluang.” Seperti dicatat Opta, dalam dua musim terakhir Firmino menjadi pemain Brasil di Eropa dengan jumlah assist terbanyak, yakni 21.

Striker Kidal Legendaris Brasil Turun Gunung

rivaldo

Legenda hidup tim nasional Brasil, Rivaldo menyatakan akan bermain kembali bersama klub Brasil, Mogi Mirim , yang kini tengah terdampat di klasemen bawah Liga Serie-B Brasil.

Rivaldo sebenarnya sudah memutuskan “gantung sepatu” dari sepak bola pada 14 Maret 2014. Keputusan itu dibuat penyerang berusia 42 tahun tersebut ketika masih berseragam Mogi Mirim.

Kini, Mogi Mirim berada di dasar klasemen sementara Liga Serie-B Brasil, dengan hanya mengantongi tiga poin dari delapan pertandingan. Rivaldo, yang juga berstatus sebagai presiden klub, pun akhirnya kembali berniat bermain.

“Setelah banyak menganalisa pro dan kontra, saya memutuskan untuk kembali bergabung bermain dengan Mogi Mirim. Saya percaya dengan latihan rutin tiap hari bersama tim dan juga pengalaman saya, kami bisa melalui situasi sulit ini,” ungkap Rivaldo dalam situs resmi klub.

“Saya tahu bahwa sekali lagi saya akkan mengorbankan keluarga saya karena klub ini. Akan tetapi, saya berharap bisa segera melihat tim kami berada di posisi yang layak pada kompetisi ini.”

“Saya ingin keputusan ini dapat membantu para pemain keluar dari masa sulit. Saya juga yakin bahwa tim kami seharusnya tidak berjuang keluar dari zona degradasi. Kami adalah tim yang seharusnya layak berada di papan tengah.”

“Akan tetapi, saya tegaskan bahwa saya tidak akan bermain secara reguler didalam setiap pertandingan yang dilakoni Mogi Mirim. Namun, karena saya adalah atlet dengan kontrak, saya akan tetap membantu para pemain keluar dari situasi seperti ini.”

“Saya berhenti bermain sepak bola profesional semenjak 15 bulan lalu. Jika lutut saya baik-baik saja, saya dapat membantu para pemain di beberapa pertandingan. Namun, latihan juga tentunya bakal membantu saya membuat keputusan, cedera juga bisa datang ketika anda sedang berlatih.” tambahnya.

Rivaldo mengawali karier di klub Brasil, Santa Cruz, pada 1991. Setelah lima tahun berkiprah di kompetisi dalam negeri, Rivaldo mencoba peruntungan di Spanyol dan bergabung dengan Deportivo La Coruna. Tampil apik bersama Super Depor membuat Rivaldo dibeli Barcelona. Karier Striker kidal bersinar bersama Barcelona dan sempat dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Dunia 1999.

Karier Rivaldo di tim nasional Brasil juga terbilang cemerlang. Rivaldo tampil sebanyak 74 kali dan mencetak 34 gol di level internasional. Dia juga sukses membawa Brasil menjadi juara Piala Dunia 2002.

Cech Setuju Gabung Meriam London

cech

Setelah melalui proses yang alot, Petr Cech dikabarkan sepakat gabung Arsenal. Kiper Republik Ceko akan menyelesaikan segala urusan transfer bersama klub barunya dalam waktu dekat.

The Gunners harus merogoh kantong sedalam 11 juta pounds atau sama nilainya dengan Rp.231 milyar sebagai oli pelicin untuk proses transfer. Namun, belum diketahui berapa lama kontrak yang didapatkan penjaga gawang berusia 33 tahun bersama Tim asal London Utara tersebut.

Meski belum diketahui berapa lama masa kontrak yang akan diterima Cech, sudah diketahui berapa bayaran  yang akan diterima mantan penjaga gawang Rennes tersebut. Nantinya, Cech akan digaji sebesar 100 ribu pounds atau sekira Rp2,1 miliar.

Dengan kondisi ini, Cech menjadi rekrutan pertama Arsenal di bursa transfer musim panas 2015. Bisa dibilang kedatangannya membuat David Ospina yang sebelumnya menjadi kiper utama Arsenal diprediksi bakal meninggalkan Emirates Stadium.

Kabarnya, wakil kapten Tim Nasional Kolombia itu akan hengkang ke Super Lig Turki guna membela Fenerbahce. Kembali ke fokus awal, kemungkinan besar Cech bisa kembali bertemu The Blues dalam waktu dekat.

Proses Transfer Petr Cech dari Chelsea ke Arsenal juga menarik perhatian kapten Chelsea John Terry. Kapten The Blues berpendapat bahwa jika Petr Cech bermain untuk Arsenal, maka The Gunners bisa mendapatkan 15 point lebih banyak di ajang Premier League pada musim 2015-2016.

Sebagaimana kita tahu, jarang mendapat kesempatan tampil karena kalah bersaing dari Thibaut Courtois, membuat Cech berpikiran hengkang ke tim lain. Gayung pun bersambut, Arsenal bersedia menampungnya dan dikabarkan sudah menjalin kesepakatan dengan membayar kepada Chelsea sebesar 11 juta pounds atau sekira Rp231 miliar. Walau jarang tampil sebagai starter sejak kedatangan Curtouis, performa Cech tidak menurun, terbukti dalam  setiap kesempatan yang dia dapat, akan dimaksimalkan sebaik mungkin.

Jika menilik dari  perkataan Terry yang beranggapan Arsenal bisa mendapatkan 15 poin lebih banyak karena kehadiran Cech di mistar gawang, itu menjadi sebuah tanda untuk mereka bahwa harus memasang kewaspadaan tinggi.

Mengingat The Gunners kemungkinan besar akan jauh lebih kuat di Premier League edisi 2015-2016 berkat kehadiran Cech dan beberapa pemain anyar yang tengah berupaya mereka datangkan.

Emre Can Ingin Hadirkan Trofi di Anfield

emre can

Telah semusim bergabung ke Anfield, Emre Can mengungkapkan hasratnya untuk bisa memberikan trofi-trofi bergengsi bagi Liverpool dengan hasil usahanya. Dia berharap bisa memulai siklusnya dengan gelar di Piala Eropa U-21 bersama timnas Jerman.

Can bergabung dengan Liverpool pada awal musim 2014/2015 kemarin. Pemain 21 tahun itu langsung jadi bagian penting skuat asuhan Brendan Rodgers dengan tampil 40 kali di berbagai ajang kompetitif, mencetak satu gol dan satu assist. Performanya yang cukup bagus dan stabil untuk ukuran “member baru” menjadikannya pilihan utama Rodgers untuk mengisi lini tengah Liverpool.

Pemain yang bisa dimainkan di banyak posisi ini mengaku memutuskan bergabung Liverpool tak cuma karena berharap bisa mendapatkan waktu bermain yang melimpah, tapi juga ingin meraih berbagai gelar. Setelah gagal meraih trofi bersama ‘Si Merah’ di musim perdananya, dia berharap bisa memulai siklus dengan memenangi gelar Piala Eropa U-21 bersama timnas Jerman.

Can sejatinya sudah punya sejumlah trofi dalam koleksinya. Dia merupakan bagian dari skuat Bayern Munich saat meraih treble pada musim 2012/2013 dan memenangi Piala Super Jerman di 2012. Namun demikian, perannya amat kecil saat itu mengingat hanya sempat bermain empat kali untuk Die Roten.

Emre Can tidak datang jauh-jauh ke Liverpool untuk sekedar bermain sepakbola, dia ingin memenangi banyak trofi bersama Liverpool. Oleh karena itu Can akan unjuk gigi akan kualitasnya di Piala Eropa bersama timnas U-21 Jerman. Pengalaman yang didapatnya ketika membela Timnas Jerman di Piala Eropa akan  banyak membantu ketika dia bermain di level klub. Usianya yang masih sangat muda yaitu 21 tahun merupakan prospek masa depan untuk lini tengah Liverpool, yang sejatinya musim lalu sudah ditinggalkan oleh Steven Gerrad.

Disamping itu, rekan Can yaitu Lallana berkomentar tentang Raheem Sterling yang masa depannya sangat ricuh di perbincangkan. Sterling telah menjadi komiditi panas berkat aksi dan skillnya di atas lapangan, banyak tim papan atas Eropa yang mengejar tanda tangannya. Melihat itu Lallana berharap Sterling tetap berseragam The Reds sampai tahun-tahun kedepan.

Tidak ada Medali Liga Champions untuk Vermaelen

vermaelen

Keberhasilan La Baulgrana dalam meraih trofi Liga Champions musim 2014-2015 pastinya membuat semua anggota tim bahagia, tidak terkecuali Thomas Vermaelen. Tampaknya kebahagian mantan kapten Arsenal tersebut harus segera berakhir.

Seperti disampaikan oleh 101.greatgoals.com sebuah situs asal Belanda, yaitu voetbalkrant.com mengabarkan Vermaelen harus mengembalikan medali juara Liga Champions yang ia terima. Masalahnya satu, Vermaelen tidak pernah sekalipun tampil membela Barca di Liga Champions musim 2014-15.

Menurut aturan UEFA, seorang pemain hanya bisa menerima medali Liga Champions bila ia tampil bermain membela timnya di ajang tertinggi antar klub Eropa tersebut. Sedangkan Vermaelen yang sebagian besar musim 2014-15 hanya melakukan penyembuhan dan pemulihan cedera hamstring, benar-benar tidak memberi kontribusi atas kesuksesan Barca menembus final di Berlin dan meraih gelar juara, karenanya ia tidak bisa disebut sebagai juara Liga Champions.

Hal ini cukup menbingungkan, tetapi dalam situasi ini Vermaelen bukanlah satu-satunya penggawa Barca yang tidak pernah dimainkan di Liga Champions. Kiper Claudio Bravo dan fullback Douglas Pereira serta Jordi Masip juga bernasib sama dengan mantan pemain Arsenal itu.

Kejadian ini juga berpengaruh terhadap Arsenal, The Gunner dijadwalkan akan mendapatkan dana 4 juta euro jika Barcelona menjuarai Liga Champions musim ini. Saat Arsenal menjual Vermaelen ke Barca musim panas lalu, disebut ada klausul dalam kontrak pemain Belgia itu bahwa Arsenal akan mendapat “bonus” dari Barca sekitar 4 juta euro atau sekitar 3 juta poundsterling (Rp 61 miliar).

Klausul itu akan aktif jika Barca menjadi juara Liga Champions yang mana dalam prosesnya Blaugrana berhasil melakukannya, usai mengalahkan Juventus 3-1 di final akhir pekan lalu di Berlin.

Namun seperti yang diberitakan , kewajiban Barca itu gugur karena Vermaelen sama sekali belum pernah tampil di Liga Champions musim ini untuk membela raksasa Catalonia dalam perjalanan menuju Final Liga Champions.

Setelah selesai dari penyembuhan cedera hamstring yang dideritanya, Vermaelen memulai debutnya di tim senior Barcelona untuk musim ini yakni di partai terakhir La Liga melawan Deportivo La Coruna.

Manisnya Perpisahan Xavi Dengan Barcelona

xavijuara460 (1)

Barcelona berhasil menjadi juara Liga Champions musim ini 201/4/2015. Melawan Juventus di Olimpiyastadion Berlin,Barca keluar sebagai pemenang usai menggilas Buffon dan kawan kawan dengan skor meyakinkan 3 – 1.

Xavi Hernandez mendapat hadiah terindah di pertandingan terakhirnya bersama Barcelona. Trofi juara Liga Champions 2014/2015 jadi kado perpisahan sempurna untuk gelandang berusia 35 tahun itu. Ibcbet .

Xavi sudah memutuskan menyudahi kariernya di Barcelona beberapa pekan lalu. Setelah memperkuat Blaugrana selama 17 tahun, dia memutuskan melanjutkan karier di Qatar bersama Al Sadd.

Setelah menyatakan akan angkat kaki, Xavi terus dapat hadiah perpisahan dari rekan-rekannya. Usai memenangi titel La Liga Primera, The Catalans kemudian juga menjuarai Copa del Rey.

Dan menyempurnakan pesta perpisahan untuk gelandang kelahiran 25 Januari 1980 itu adalah apa yang tersaji di Olimpiastadion, Minggu (7/6/2015) dinihari WIB ini. Barcelona meraih trofi Liga Champions 2014/2015 setelah mengalahkan Juventus dengan skor 3-1.

Xavi tidak dipasang sebagai starter dalam pertandingan tersebut. Dia masuk lapangan di tengah babak kedua, tepatnya menit 78 menggantikan Andres Iniesta, saat Barcelona dalam posisi unggul 2-1.

Makin terasa spesial untuk Xavi adalah fakta bahwa kemenangan di Liga Champions ini mewujudkan mimpi Barca untuk kembali meraih treble. Barca bahkan menjadi klub Eropa pertama yang dua kali merebut treble.

Kemenangan di Berlin itu juga menandai laju bagus Barca di final Liga Champions. Dalam empat final terakhir, anak-anak Catalan selalu berhasil menang dan juara.

Sebaliknya bagi Juve, mereka dihantui catatan buruk di final. Sudah empat final terakhir mereka selalu kalah. Demikian seperti dicatat Infostrada.

Total sudah 25 trofi dikumpulkan Xavi dalam seragam Barcelona.

Xavi juga menorehkan rekor di pertandingan terakhirnya bersama Barcelona ini. Dia kini tercatat sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di Liga Champions (151 pertandingan). Di posisi kedua daftar ini diisi oleh Iker Casillas (150), yang masih berpeluang terus menambah jumlah penampilannya bersama Real Madrid musim depan.

Xavi di Liga Champions

Pertandingan – 151

Menang – 91

Prosentase Kemenangan – 60%

Gol – 11

Assist – 24

Titel – 4

Prediksi Kemenangan Barca Atas Juve Di Bantah Oleh Massimiliano Allegri

???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

Pertandingan Final Liga Champion sudah di depan mata, Juve akan menjadi lawan Barca di babak final liga Champions pada hari sabtu ini. Seperti terdapat banyaknya  isu / prediksi bahwa berat bagi Juve mendapatkan kemenangan dari Barca dan begitu pula banyak pihak yang menempatkan Blaugrana sebagai favorit ketimbang Juve.

Ada pula yang mengabarkan Barcelona disebut menjadi tim unggulan di laga final Liga Champions melawan Juventus adalah wajar, bukan karena tim Barca lebih kuat dari Juve tapi kemungkinan Barca memiliki pemain kelas satu seperti Lionel Messi.

Begitu pula Sang Leganda hidup Barcelona yakni Ronaldo Assis de Moreira alias Ronaldinho memberikan dukungannya terhadap eks klubnya itu jelang final Liga Champions melawan Juventus. Bahkan, pria asal Brasil tersebut sangat yakin Blaugrana bakal keluar sebagai pemenang di laga itu.

“Juventus memang luar biasa di Serie A musim ini, tetapi itu tak mengubah pandangan saya terhadap peluang Barcelona FC menjadi juara Liga Champions musim ini,” ucap Ronaldinho, seperti dikutip Daily Star, Jumat (5/6/2015).

Tapi semua itu hanyalah pandangan atau prediksi saja Bahwa Barca lebih unggul dari Juve.

Massimiliano Allegri sadar betul klub asuhannya, Juventus memang tak diunggulkan ketika berhadapan dengan Barcelona di final Liga Champions 2014-2015. Meski begitu, eks pelatih AC Milan tersebut memastikan bahwa Bianconeri takkan bermain bertahan di laga akhir pekan ini.

Banyak kalangan memprediksi jalannya pertandingan akan berlangsung antiklimaks.
Pasalnya, penampilan Barca sendiri memang hampir dapat dikatakan sempurna sepanjang musim ini. Terlebih sang calon lawan mereka, sedari awal memang tak diunggulkan untuk mencapai partai final apalagi menjuarai Liga Champions musim ini.

Melihat tanggapan tersebut, lantas mendapatkan komentar langsung dari Allegri jelang laga itu berlangsung. Ia pun mengakui bahwa penampilan klubnya memang jauh dari kata sempurna untuk tampil di Liga Champions. Walaupun begitu, Allegri tetap yakin, Juve mampu mengubah prediksi banyak kalangan tersebut.

“Kami tak akan ke Berlin hanya untuk menunggu mereka mencetak gol ke gawang kami, dan menjadi korban kehebatan mereka. Kami sadar betul dengan tantangan yang bakal kami hadapi, karena ini merupakan final Liga Champions,” terang Allegri, seperti dikutip UEFA.com, Jumat (5/6/2015).

“Sangat wajar apabila Anda harus berhadapan dengan sejumlah pemain terbaik di dunia di dalam skuad mereka, tapi hal ini tak seharusnya membuat Anda panik. Sebab, Barcelona tak seperti tim lainnya, yang mana Anda sangat membutuhkan kesabaran serta kekuatan mental,” tutupnya.

Transfer Saga Raheem Sterling

Sterling
Mantan punggawa Liverpool, Dietmar Hamann mendesak mantan klubnya untuk bersikap tegas dan berani kepada Bintang mereka Raheem Sterling.

Saga transfer Sterling belum berakhir. Pemain 20 tahun tersebut dikabarkan sangat ingin meninggalkan Anfield setelah menolak tawaran kontrak baru. Tawaran gaji mencapai 90.000 Pounds per pekan juga tidak bisa merayu Sterling agar bertahan di Liverpool.

Liverpool dikabarkan telah menaikkan harga Raheem Sterling menjadi 60 juta Pounds, apabila pemain yang bersangkutan tidak ingin lagi bermain di Anfield.

Sebelumnya harga yang dipatok adalah 45 juta Pounds untuk mendapatkan jasa Sterling. Namun evaluasi baru yang mereka lakukan telah membuat mereka menaikkan harga sang pemain.

Dengan beberapa klub besar dengan keuangan yang kuat seperti Chelsea, Manchester City, Bayern Munchen , Arsenal hingga Real Madrid, maka hal tersebut bukanlah persoalan berat. Hamann yakin bahwa Liverpool harus segera dengan tegas menentukan masa depan Sterling. Liverpool harus menunjukkan karakter mereka sebagai klub terbaik Inggris Raya saat ini.judi bola .

Berbagai pihak ikut memberikan nasihat untuk masa depan Sterling, seperti yang dikatakan oleh sang Kapten Steven Gerrad. Stevie meminta Raheem Sterling tetap bertahan di Anfield dan segera menandatangani kontrak baru.Gerrard yang akan segera meninggalkan The Reds rupanya tak ingin melihat Sterling hengkang. Gerrard menilai pelatih Liverpool saat ini Brendan Rodgers merupakan sosok manajer yang tepat untuk meningkatkan kemampuan Sterling.

Dan juga Wakil Kapten Liverpool, Jordan Henderson menyampaikan nasihatnya. Henderson menyarankan Raheem Sterling agar mengikuti langkahnya meneken kontrak baru di Anfield. Karena Liverpool diyakin adalah tempat yang sesuai bagi Sterling untuk menimbah ilmu.

Henderson sebelumnya terlibat saga kontrak baru dengan Liverpool, sama dengan Sterling.
Namun, ia akhirnya mengakhiri saga tersebut dengan meneken kontrak baru berdurasi lima tahun, plus gaji 100 ribu Pounds per pekan.

Saat ini hanya tersisa Sterling saja yang masih harus ‘diurus’ oleh Liverpool. The Reds sebelumnya sudah mencoba membujuknya berkali-kali untuk meneken kontrak baru, namun selalu gagal. Henderson pun akhirnya menyarankan juniornya itu agar mengikuti langkahnya. Tapi semua itu kembali lagi ke pribadi Raheem Sterling